Rabu, 04 November 2020

Pendidikan Islam di Era Global


Islam adalah agama yang di wahyukan kepada rasulullah Saw. Dalam agama islam mengandung implikasi pendidikan yang bertujuan untuk menjadi rahmat seluruh alam. Pendidikan islam masa kini dihadapkan kepada tantangan yang jauh lebih berat dari tantangan yang di hadapi pada masa permulaan penyebaran islam.

Tantangan tersebut berupa timbulnya aspirasi dan idealistis umat manusia yang serba simple dalam berfikir sehingga semakin komplek hidup dan kejiwaanya karena tidak dibekali nafas agama dari sedini mungkin. Permasalahan baru yang harus dipecahkan oleh pendidikan islam adalah arti pentingnya pendidikan dengan mengenalkan nilai nilai agama dan mendekatkan diri kepada ilahiah sehingga dapat memberikan pengendalian diri untuk tahan banting terhadap perkembangan zaman.

Dalam arena kehidupan masyarakat yang dipetakan oleh para ahli sebagai suatu kesuraman dan kekusutan karena berbagai dampak iptek yang menggerusi nilai-nilai seluruh bidang kehidupan, maka apa dan bagaimana lembaga-lembaga pendidikan islam harus berperan lebih baik dari pada sekolah umum. 

Oleh karena itu ada beberapa perencanaan kependidikan masa depan yang telah di identifikasi dari fenomena yang terjadi. Contoh sebagai berikut : 

-krisis nilai-nilai

-krisis konsep tentang kesepakatan arti hidup kebaikan atau hidup baik

-adanya kesenjangan kredibilitas

-beban institusi sekolah terlalu besar melebihi kemampuanya

-kurangnya sikap idealisme dan citra remaja kita tentang peranannya di masa depan bangsa

-kurang sensitif terhadap kelangsungan masa depan

-kurangnya relevansi program pendidikan disekolah dengan kebutuhan pembangunan

-makin membesarnya kesenjangan antara kaya dan miskin

-makin menyusutnya ulama tradisional dan kualitasnya

Dari beberapa fenomena yang di ungkapkan berikut islam memberikan solusi untuk menyelesaikan fenomena pendidikan yang terjadi pada saat ini. Maka pendidikan islam di harapakan mencapai sukses jika mengacu yaitu : sistem kehidupan yang mengartikulasikan dan mengaktualisasikan sifat dasar manusia. Dimana islam diturunkan allah justru untuk mengendalikan sifat dasar manusia itu.

Sistem kehidupan islam menanamkan cita-cita untuk melepaskan diri dari segala bentuk penindasan, kebodohan, kemunduran. 

Dan memberikan kesejahteraan terhadap pengajar atau gurunya sehingga bisa ikhlas dan telaten dalam mengajarnya Karena dari hasil pemikiran akan mempengaruhi sebuah keadaan para pelajar yang tadinya semangat bisa tidak semangat karena masalah kesejahteraan.



DAFTAR PUSTAKA

Prof . H Muzayin arifin M. ed, kapita selekta pendidikan islam Jakarta bumi aksara, 2008

Gordon gry den dan jeanet vos, revolusi cara belajar1, bandung kaifa , 2000

Tim abdi guru , ayo belajar agama islam , Jakarta erlangga 2005


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Sejarah pondok pesantren alfatah temboro   Al-Fatah Temboro adalah salah satu Pondok Pesantren besar di Nusantara yang memiliki ribuan...