Rabu, 22 September 2021

Contoh materi dakwah binroh dirumah sakit

 

 

                                                MATERI  DAKWAH RS.AN-NISA

WAKTU         : 17 SEPTEMBER 2021

JUDUL           : ESENSI DO`A

PEMATERI    : MUHAMMAD FARUQ

                                                              السلام عليكم

الحمدلله الذى امرنا بتحا د   

Yang sama-sama kita hormati Dr.Ediansyah, MARS,MM, ibu Evi Susanti SKM,MM, para manajer,para dokter,para perawat,para bidan, dan seluruh staff pegawai rumah sakit an-nisa

Tak bisa saya sebutkan satu persatu yang besar tak disebut gelar yang kecil tak disebut nama insya allah semuanya mendapatkan rahmatnya allah swt.

Bersyukur kita mengucapkanالحمد لله , bersholawat kita mengucapkan  صلى على سيدنا محمد اللهم

Bapa ibu hadirin yang dirahmati allah swt.

Suatu hari ketika seorang ulama besar bernama al-imam al-faqih abu laits tengah berjalan jalan di dekat kota basrah, berkumpullah sekelompok orang untuk mendekat kepada beliau, mereka datang untuk mengajukan pertanyaan. ادعونى استجبلكم  berdo`alah kepadaku, maka akan kabulkan doa kalian itu janji allah dalam al-Qur`an, kami sudah lama berdoa kepada allah tapi kenapa sampai sekarang doa kami tidak dikabulkan, katanya  ادعونى استجبلكم  kalau doa di jawab kalau minta dikabulkan. Menghadapi pertanyaan itu al-imam al-faqih abu laits tersenyum. Lalu beliau berkata tuan-tuan tau kenapa doa tuan-tuan tidak di jawab, permohonan tidak dijawab, permohonan tidak dikabulkan, allah swt tidak mempedulikan tuan-tuan. ``Kami tidak tau imam, maka kami bertanya. Begini hati tuan-tuan mati, dari hati yang mati channel tidak nyambung kepada allah swt artinya hanya menjadi bangkai berjalan jasadnya ada dirinya ada dalam kondisi hidup, tapi hatinya mati tidak mengenal allah swt tidak mengerjakan sholat tidak membaca al-Qur`an tidak sedekah dan meninggalkan ibadah lainya oleh karena itu allah swt tidak mengabulkan doanya.

Sebenarnya do`a di dalam al-Qur`an hukum berdo`a pasti allah kabulkan, maka di jelaskan dalam al-Qur`an surat Al-Baqoroh

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

``dan apabila hamba-hamba ku bertanya kepadamu Muhammad saw tentang aku,maka jawablah bahwasanya aku adalah dekat, aku mengabulkan permohonan kepadanya, maka hendaklah mereka memenuhi segala perintahku dan hendaklah mereka beriman kepadaku agar mereka selalu dalam kebenaran.``

Disini jelas al-Qur`an mengatakan اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ    

Aku mengabulkan permohonan doanya, kata اجيب adalah kalimat fiil mudhori artinya kalimat yang progresif yaitu terus-menerus. Jadi sifat do`a kalau minta sekarang akan dikabulkan, minta nanti akan di kabulkan sesuai dengan cara allah swt mengabulkanya kemaslahatan masing-masing.

Nah sekarang yang jadi permasalahan adalah ketika orang lain berdoa dikabulkan tapi sedangkan kita tidak dikabulkan, padahal ibadahnya bagus, sholatnya di kerjakan, dzikir selalu dilakukan maka yang perlu di perhatikan adalah yang ada disekitar kita seperti makanan,minuman,pakaian harus dari perkara yang halal. Karena ada hadis yang mengatakan

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ، يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ، يَا رَبِّ، يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

Ada seorang laki-laki yang telah melakukan perjalanan jauh,rambutnya kusut ,matanya penuh debu, ia berjalan tertatih-tatih dengan membawa sebuntal pakaian dan bekal di pundaknya, setelah sekian lama ia berhenti, matanya memandang kelangit dan tanganya menengadah ke atas dan berdoa ya robb aku minta rahmat darimu, pintanya berulang-ulang dengan berdoa. Rasulullah saw mengatakan ``sesungguhnya allah swt menolak doa laki laki itu, bagaimana doanya akan di kabulkan,sedangkan makanan nya dari yang harom,minumanya dari yang harom,pakaianya dari yang harom, bagaiamana allah akan kabulkan.

الدعا مخ العباده   doa itu otaknya ibadah oleh karena itu jika ada orang ibadahnya rajin,sholatnya rajin tapi tidak mau doa berarti sombong, bahkan didalam sholat pun bacaan yang kita baca adalah sebuah doa, seperti bacaan di antara dua sujud.

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَارْفَعْنِي, وَارْزُقْنِي, وَاهْدِنِي وَعَافِنِي, وَاعْفُ عَنِّي

Ada delapan permintaan kita kepada allah swt, begitu juga dianjurkan berdoa sebelah tasyahud sebelum salam, bisa ucapkan di dalam hati hajat-hajat kita namun jangan di keluarkan suaranya nanti batal sholatnya dalam pandangan madzhab imam syafii.

اقربو ما يكون عبد و ربه وهو ساجد

Yang paling dekat antara hamba dan tuhanya ketika sujud دعا  اكثروmaka perbanyaklah doa, jangan sampai tidak berdoa, maka ada seseorang ditanya ``kenapa kamu tidak berdoa, doa yang kemaren aja belum di jawab apalagi nambah doa maka Umar bin khotob mengatakan aku jika berdoa tidak tau diterima atau tidak yang penting aku terus berdoa, karena kata nabi doa adalah ibadah. Pada prinsipnya semua doa itu dikabulkkan allah swt.

Bapa ibu hadirin yang dirahmati allah swt.

Doa itu ada tiga macamnya yang pertama doa dikabulkan cash seperti yang diminta yang kedua berdoa tapi allah swt kabulkan tidak saat itu juga, allah berikan disaat tepat waktunya. Ketiga berdoa tapi diberikan yang lain artinya allah swt berikan sesuai kemaslahatan menurut ilmu allah swt. Oleh sebab itu jangan berhenti berdoa. Perlu diperhatikan ketika berdoa diawali dengan shalawat kepada baginda nabi Muhammad saw. Doa kita akan tergantung-gantung antara langit dan bumi jika tidak di awali dengan sholawat, setelah itu menghadap kiblat dan dalam keadaan berwudhu namun ini hanya anjuran saja tidak menjadi kewajiban. Kalau bisa ketika berdoa ada yang mengaminkan karena salah satu agar doa di kabulkan adalah ada yang mengaminkan

قد اجيب دعوتكما doa kalian berdua di kabulkan oleh allah swt. Sebagaimana kisahnya nabi harun dan nabi musa as.

رَبِّ ا شْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ   ya allah lapangkan lah dadaku

 وَيَسِّرْلِيْ أَمْرِيْ           mudahkan lah urusanku

 وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ hilangkan lah kesusahan yang menganggu lidahku

 يَفْقَهُوْ قَوْلِيْ        supaya orang paham apa yang saya katakan

 واجعلني وزيرا من اهليjadikanlah untuku seorang penolong

 اخيهارون  nabi harun yang menyelamatkan aku diantara umatku bani israil, nabi harun pun mengaminkan مين ا,artinya kabulkan lah ya allah, oleh karena itu kenapa setelah membaca al-fatihah di anjurkan membaca مينا karena dalam surat al-fatihah setengahnya pujian setengahnya lagi permohonan doa.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ pujian

 pujianاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

 pujianالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

 pujianمٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Nah masuk ayat ke empat, setengahnya pujian, setengahnya doa

 

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Minta apa

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

 Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan yang mana

·         صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ە

Jalan yang pernah engkau berikan kepada 4 orang yaitu  نبي وصدقىن وشهدا والصالحينمن  tapi bukan yang engkau berikan kepada dua orang ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Bapa ibu hadirin yang dirahmati allah swt.

Begitu juga saat berdoa di anjurkan pujian-pujian dulu, dengan menyebut asma-asma allah swt

قُلِ ادْعُواْ اللّهَ أَوِ ادْعُواْ الرَّحْمَنَ أَيًّا مَّا تَدْعُواْ فَلَهُ الأَسْمَاءُ الْحُسْنَى

sebutlah nama-nama asmaul husna dalam berdoa, ya rahman ya rahim ya qudus ya fatah ya rozaq ya sami ya alim, baru setelah itu kita minta hajat hajat kita kepada allah. Makanya jika diperhatikan par ulama, para masyaikh, para kyai,habaib jika berdoa lama sekali karena panjang pujian-pujian untuk allah swt.

Kemudian ketika berdoa harus rendah diri  ربكم تضرعا وخفية ادعو  berdoalah kalian kepada tuhanmu dengan rendah diri, kalau bisa sambil menangis dengan membaca istigfar sebanyak-banyaknya فبكو kata nabi, menangislah, jika tidak bisa menangis, pura-pura menangis. Merasa rendah diri di hadapan allah swt.

من توضع لله الا رفعه لله

Barang siapa yang merasa rendah diri di hadapan allah kecuali allah angkat derajatnya.

Bapa ibu hadirin yang di rahmati allah swt

Selanjutnya hal yang perlu di perhatikan dalam berdoa adalah

لا تجهر بصلاتك                                               

ولا تخا فت بها

وبتغ بىن ذلك سبيلا

Jangan lah berdoa dengan suara keras melengking tinggi jangan pula sampai tidak kedengaran carilah diantara itu.

Jadi berdoa tidak teriak-teriak dan juga tidak berbisik-bisik, walaupun allah tau suara bisik-bisik di dalam hati kita, sebenernya berdoa dengan bersuara itu memastikan untuk diri kita sendiri, untuk meyakinkan dirinya, bahkan jika didengar orang sekitar kita bisa di aminkan, malaikat pun bisa mengaminkan. Sambil diangkat tanganya.

Diceritakan dalam hadis, nabi ketika naik mimbar, berdoa tanganya di angkat sampai terlihat ketiaknya warna putih, karena jubah yang dipakai saat itu pergelanganya sangat besar, maknanya dari hadis ini adalah seorang seorang nabi yang di jamin masuk surga ketika berdoa rela untuk mengangkat tanganya .

Nah cara mengangkat tangan dalam berdoa ada tiga yang pertama arahkan ke langit kedua arahkan ke wajah ketiga arahkan ke tanah adapun yang ketiga doa agar terhindar dari bala. Setelah itu ولم يرده ما يمس به وجهه  nabi ketika berdoa sebelum menurunkan tanganya, diusap dulu ke wajahnya, kenapa mengusap telapak tangan ke wajah, karena ketika berdoa.

 ان الله حي كريم allah itu maha mulia, allah itu maha hidup, allah maha dermawan

 الله يستحيان sesungguhnya allah malu, ketika ada dua tangan di angkat

 ان يرد هما صفرا tangan itu pulang dalam keadaan kosong, maka setiap orang yang berdoa allah turunkan rahmat di tanganya. Walaupun hadis ini dhoif tapi karena jalur periwayatanya banyak maka derajadnya naik jadi hadis hasan menurut ibnu hajar al-asqolani dalam kitab bulughul maram, adapun yang tidak mengusap wajah tidak apa-apa.

Bapa ibu hadirin yang dirahmati allah swt.

Berdoa harus dengan keyakinan bahwa doanya akan di kabulkan, nah bagaiamana dengan doa yang kemaren apakah di kabulkan atau tidak terus saja berdoa karena nabi musa berdoa selama 40 tahun baru di kabulkan, nabi Ibrahim as berdoa selama 86 tahun baru di kabulkan

 حبلى من الصا لحين ربى baru lahir lagi nabi ishaq as 99 tahun kemudian. Begitu juga baginda nabi Muhammad saw berdoa kepada allah selama 18 bulan untuk pindah kiblatnya dari masjidil aqso ke masjidil haram barulah turun ayat

فولي وجهك شطرا المسجد الحرام oleh karena itu teruslah berdoa tanpa berputus asa pasti allah kabulkan maka dari itu kita harus ada diantara 3 pilihan yaitu, pertama mendoakan kedua didoakan, ketiga minta doa karena kita tidak tau doa kita di ijabahkan di antara tiga pilihan itu,

Bapa ibu hadirin yang dirahmati allah

Mungkin itu saja yang saya sampaikan semoga bermanfaat terima kasih atas perhatian mohon maaf atas segala kekurangan saya akhiri

وبالله توفيق والهدايه والرضاعا والعنايه ثم السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

  Sejarah pondok pesantren alfatah temboro   Al-Fatah Temboro adalah salah satu Pondok Pesantren besar di Nusantara yang memiliki ribuan...